{"id":418,"date":"2021-09-28T07:46:08","date_gmt":"2021-09-28T07:46:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/?p=418"},"modified":"2021-09-28T07:46:08","modified_gmt":"2021-09-28T07:46:08","slug":"politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/","title":{"rendered":"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Politikus Partai Gerindra Arief Poyuono isu ijazah Jaksa Agung ST Burhanuddin sengaja dijadikan polemik sebagai bentuk serangan balik para koruptor.<\/p>\n<p>\u201cSerangan balik ini harus diwaspadai sebagai upaya untuk melemahkan Kejaksaan Agung,\u201d ujarnya kepada wartawan, Senin (27\/9\/2021).<\/p>\n<p>Menurut dia, polemik ijazah Jaksa Agung yang sengaja diciptakan merupakan bagian dari upaya untuk membuat Kejaksaan Agung menjadi lemah dalam pemeberantasan korupsi.<\/p>\n<p>\u201cYang jadi sasaran tembak jelas Jaksa Agung yang memiliki kinerja sangat bagus dalam menjalankan visi dan misi Presiden Jokowi,\u201d kata Arief.<\/p>\n<p>Dia menilai aneh jika ada pihak yang meminta investigasi tentang Ijazah Jaksa Agung. \u201cIni sebuah bentuk pesanan politik sepertinya untuk mendelegitimasi Jaksa Agung yang selama ini sangat gencar dan komit menjalankan visi dan misi Presiden Jokowi dalam melakukan pemberantasan korupsi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Arief mengatakan sudah banyak kasus-kasus mega korupsi yang ditangani oleh Kejaksaan Agung dan sudah triliunan rupiah aset-aset negara yang berhasil diselamatkan oleh Kejaksaan Agung dari tangan para koruptor.<\/p>\n<p>\u201cSudah <em>clear<\/em> kok, sudah dijelaskan oleh Kapuspenkum Kejaksaan Agung terkait status ijazah Jaksa Agung. Itu sudah lebih dari cukup,\u201d cetusnya.<\/p>\n<p>Dia berpesan kepada Jaksa Agung dan jajaran Korps Adhyaksa agar jangan kendor akibat serangan tersebut dan terus berantas korupsi di negeri ini. \u201cSaya sangat mendukung langkah-langkah dan kinerja Kejaksaan Agung dalam melakukan pemberantasan korupsi,\u201d kata Arief.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pengamat hukum Erwin Natosmal Oemar mengatakan polemik soal ijazah Jaksa Agung harus dikonfirmasi secara resmi oleh Jaksa Agung sendiri, bukan sekelas Kapuspenkum. Lantas muncul wacana agar Menko Polhukam Mahfud MD membentuk tim investigasi untuk menyelidiki ijazah Jaksa Agung.<\/p>\n<p>Namun, wacana itu ditolak mentah-mentah oleh Menko Polhukam, sebab isu yang tengah menyerang Jaksa Agung berkaitan dengan rekam pendidikan dan ijazah tidak dalam konteks pelanggaran hukum. Mahfud juga menepis pihaknya mesti ikut campur dalam investigasi catatan akademis.<\/p>\n<p>\u201cBelum ada bau pelanggaran hukum. Urusan penyebutan ijazah dan perguruan tingginya itu tidak ada kaitan dan jauh dari tupoksi Kemenko Polhukam,\u201d tegasnya kepada wartawan.<\/p>\n<p>Apalag, kata Mahfud, Kejaksaan Agung sudah mengklarifikasi latar belakang pendidikan Jaksa Agung Burhanuddin. Menurut dia, persoalan tersebut sederhana, dengan adanya permintaan investigasi justru membuat persoalan tersebut terkesan rumit.<\/p>\n<p>\u201cKejagung sudah mengklarifikasi, tinggal Dirjen Dikti diminta menilai apakah klarifikasi itu benar. Istilah investigasi memberi kesan seakan masalah ini rumit. Padahal masalahnya sederhana,\u201d kata Mahfud.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Politikus Partai Gerindra Arief Poyuono isu ijazah Jaksa Agung ST Burhanuddin sengaja dijadikan polemik sebagai bentuk serangan balik para koruptor. \u201cSerangan balik ini harus diwaspadai sebagai upaya untuk melemahkan Kejaksaan Agung,\u201d ujarnya kepada wartawan, Senin (27\/9\/2021). Menurut dia, polemik ijazah Jaksa Agung yang sengaja diciptakan merupakan bagian dari upaya untuk membuat Kejaksaan Agung<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":419,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,27],"tags":[117,38,46],"newstopic":[],"class_list":["post-418","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","category-hukum","tag-gerindra","tag-jaksa-agung","tag-kejaksaan-agung"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Arief Poyuono isu ijazah Jaksa Agung ST Burhanuddin sengaja dijadikan polemik sebagai bentuk serangan balik para koruptor.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Arief Poyuono isu ijazah Jaksa Agung ST Burhanuddin sengaja dijadikan polemik sebagai bentuk serangan balik para koruptor.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-28T07:46:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arief-Poyuono.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Lazuardi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Lazuardi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Lazuardi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f8a3dc85e61447be023df707dae3ff2f\"},\"headline\":\"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan\",\"datePublished\":\"2021-09-28T07:46:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/\"},\"wordCount\":369,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Arief-Poyuono.jpg\",\"keywords\":[\"Gerindra\",\"Jaksa Agung\",\"Kejaksaan Agung\"],\"articleSection\":[\"Headline\",\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/\",\"name\":\"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Arief-Poyuono.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-28T07:46:08+00:00\",\"description\":\"Arief Poyuono isu ijazah Jaksa Agung ST Burhanuddin sengaja dijadikan polemik sebagai bentuk serangan balik para koruptor.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Arief-Poyuono.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Arief-Poyuono.jpg\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"Arief Poyuono\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/09\\\/28\\\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/\",\"name\":\"Dharma Nusantara\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#organization\",\"name\":\"Dharma Nusantara\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/Bintang-DN.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/Bintang-DN.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Dharma Nusantara\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f8a3dc85e61447be023df707dae3ff2f\",\"name\":\"Lazuardi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Lazuardi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/dharmanusantara.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/author\\\/hery\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan -","description":"Arief Poyuono isu ijazah Jaksa Agung ST Burhanuddin sengaja dijadikan polemik sebagai bentuk serangan balik para koruptor.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan -","og_description":"Arief Poyuono isu ijazah Jaksa Agung ST Burhanuddin sengaja dijadikan polemik sebagai bentuk serangan balik para koruptor.","og_url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/","article_published_time":"2021-09-28T07:46:08+00:00","og_image":[{"width":640,"height":360,"url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arief-Poyuono.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Lazuardi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Lazuardi","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/"},"author":{"name":"Lazuardi","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/person\/f8a3dc85e61447be023df707dae3ff2f"},"headline":"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan","datePublished":"2021-09-28T07:46:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/"},"wordCount":369,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arief-Poyuono.jpg","keywords":["Gerindra","Jaksa Agung","Kejaksaan Agung"],"articleSection":["Headline","Hukum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/","name":"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arief-Poyuono.jpg","datePublished":"2021-09-28T07:46:08+00:00","description":"Arief Poyuono isu ijazah Jaksa Agung ST Burhanuddin sengaja dijadikan polemik sebagai bentuk serangan balik para koruptor.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arief-Poyuono.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Arief-Poyuono.jpg","width":640,"height":360,"caption":"Arief Poyuono"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/09\/28\/politisi-gerindra-polemik-ijazah-jaksa-agung-pesanan-koruptor-untuk-lemahkan-kejaksaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Politisi Gerindra: Polemik Ijazah Jaksa Agung Pesanan Koruptor untuk Lemahkan Kejaksaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#website","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/","name":"Dharma Nusantara","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#organization","name":"Dharma Nusantara","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Bintang-DN.png","contentUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Bintang-DN.png","width":512,"height":512,"caption":"Dharma Nusantara"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/person\/f8a3dc85e61447be023df707dae3ff2f","name":"Lazuardi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Lazuardi"},"sameAs":["http:\/\/dharmanusantara.com"],"url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/author\/hery\/"}]}},"views":138,"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=418"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":420,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418\/revisions\/420"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=418"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}