{"id":463,"date":"2021-10-31T14:37:33","date_gmt":"2021-10-31T14:37:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/?p=463"},"modified":"2021-10-31T14:37:33","modified_gmt":"2021-10-31T14:37:33","slug":"gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/","title":{"rendered":"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong> \u2013 Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin tentang kemungkinan penerapan hukuman mati bagi koruptor mendapat tanggapan positif dari kalangan akademisi dan pakar hukum pidana.<\/p>\n<p>Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sultan Hasanuddin Prof. Dr. Muhadar, SH, MSi, mengatakan pemikiran Jaksa Agung mengenai hukuman mati bagi koruptor perlu didukung karena hal itu sesuai dengan amanat Pasal 2 ayat (2) UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.<\/p>\n<p>\u201cKeinginan Jaksa Agung itu tentu juga harus didukung oleh lembaga Pengadilan sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk menjatuhkan pidana mati bagi koruptor. Tidak hanya bagi terdakwa yang melanggar Pasal 2 ayat (2) UU Tipikor tetapi juga terdakwa koruptor yang melanggar pasal lainnya, seperti Pasal 3, pasal-pasal terkait korupsi suap, penggelapan dan lain-lain,\u201d paparnya, Senin (1\/11\/2021).<\/p>\n<p>Hanya saja, lanjut Prof. Muhadar, pasal-pasal yang dia sebutkan terakhir norma hukum dan saksi pidananya harus diperbaiki atau diperbarui dengan mencantumkan ancaman sanksi pidana mati.<\/p>\n<p>\u201cKemudian dibutuhkan komitmen tinggi kepada lembaga-lembaga yang diberi kewenangan, baik penyidik, penuntut maupun hakim, untuk memberantas tipikor dengan menerapkan sanksi pidana mati tersebut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Prof. Muhadar, penerapan hukuman mati bagi koruptor membutuhkan integritas dan sinergitas penegak hukum, baik penyidik tipikor, penuntut, maupun hakim.<\/p>\n<p>\u201cSinergitas dan kesamaan tujuan penyidik tipikor, penuntut dan hakim komit untuk menerapkan pidana mati bagi terdakwa koruptor untuk kualifikasi kasus-kasus tipikor tertentu yang dilakukan ASN atau pejabat negara atau terhadap subjek hukum lainnya, dengan syarat-syarat yang ketat bahwa penyidik penuntut dan hakim saling koordinasi sinergitas sejak di tingkat penyidikan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Dia mengatakan jaksa penuntut bisa saja berpegang pada UU Kekuasaan Kehakiman, tetapi dibutuhkan jaksa penuntut yang memiliki integritas kuat dan berani menuntut pidana mati terhadap koruptor yang melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 dan pasal lainnya dalam UU Tipikor.<\/p>\n<p>Prof. Muhadar meyakini tuntutan hukuman mati itu bisa dilakukan sebab penyidik, penuntut adalah bagian dari kekuasaan Kehakiman yang menjalankan fungsi peradilan\/fungsi yudikatif sebagai bentuk bekerjanya sistem peradilan pidana yang progresif per represif atau represif per progresif dengan mengesampingkan prinsip peradilan pidana terkait penjatuhan sanksi pidana tidak terikat dengan sanksi yang ada. Misalnya Pasal 3 UU Tipikor.<\/p>\n<p>\u201cSolusi hukumnya, mungkin perlu adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) atau Perppu, bila memang pemerintah memiliki keinginan serius untuk mengamputasi para koruptor atau perampok uang rakyat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><strong>Rapor Biru<\/strong><\/p>\n<p>Dihubungi terpisah, budayawan dan spiritualis nusantara Kidung Tirto Suryo Kusumo mewanti-wanti para penegak hukum agar mengedepankan hati nurani dalam menegakkan keadilan.<\/p>\n<p>\u201cHukum itu bukan matematika tapi harus pakai hati nurani. Hal ini sudah ditegaskan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada jajarannya, dan hendaknya keadilan berhati nurani ini juga diterapkan oleh lembaga penegak hukum lainnya termasuk Kehakiman,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kidung Tirto mengatakan, rakyat menantikan keberanian dan ketegasan para penegak hukum seperti yang dilakukan oleh Jaksa Agung terhadap koruptor, apalagi di saat bangsa ini sedang menghadapi pandemi.<\/p>\n<p>Dia menilai gebrakan tentang hukuman mati koruptor menjadi catatan positif terhadap kinerja Jaksa Agung ST Burhanuddin. \u201cGebrakan ini menambah rapor biru Jaksa Agung. Gebrakannya bukan hanya berani membongkar kasus-kasus korupsi kakap, tetapi juga gagasan <em>restorative justice<\/em> atau keadilan berhati nurani,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Kidung Tirto sangat mendukung langkah Jaksa Agung ST Burhanuddin mengkaji kemungkinan penerapan hukuman mati bagi koruptor guna memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, dengan tetap memperhatikan hukum positif yang berlaku dan Hak Asasi Manusia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin tentang kemungkinan penerapan hukuman mati bagi koruptor mendapat tanggapan positif dari kalangan akademisi dan pakar hukum pidana. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sultan Hasanuddin Prof. Dr. Muhadar, SH, MSi, mengatakan pemikiran Jaksa Agung mengenai hukuman mati bagi koruptor perlu didukung karena hal itu sesuai dengan amanat Pasal 2<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":464,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,27],"tags":[38,94,55],"newstopic":[],"class_list":["post-463","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","category-hukum","tag-jaksa-agung","tag-kidung-tirto-suryo-kusumo","tag-pakar-hukum-pidana"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin tentang penerapan hukuman mati bagi koruptor mendapat tanggapan positif dari pakar hukum pidana.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin tentang penerapan hukuman mati bagi koruptor mendapat tanggapan positif dari pakar hukum pidana.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-31T14:37:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Lazuardi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Lazuardi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Lazuardi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f8a3dc85e61447be023df707dae3ff2f\"},\"headline\":\"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor\",\"datePublished\":\"2021-10-31T14:37:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/\"},\"wordCount\":530,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg\",\"keywords\":[\"Jaksa Agung\",\"Kidung Tirto Suryo Kusumo\",\"pakar hukum pidana\"],\"articleSection\":[\"Headline\",\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/\",\"name\":\"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-10-31T14:37:33+00:00\",\"description\":\"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin tentang penerapan hukuman mati bagi koruptor mendapat tanggapan positif dari pakar hukum pidana.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg\",\"width\":720,\"height\":707,\"caption\":\"Prof. Dr. Muhadar, SH, MSi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2021\\\/10\\\/31\\\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/\",\"name\":\"Dharma Nusantara\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#organization\",\"name\":\"Dharma Nusantara\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/Bintang-DN.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/Bintang-DN.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Dharma Nusantara\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/f8a3dc85e61447be023df707dae3ff2f\",\"name\":\"Lazuardi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Lazuardi\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/dharmanusantara.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/author\\\/hery\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor -","description":"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin tentang penerapan hukuman mati bagi koruptor mendapat tanggapan positif dari pakar hukum pidana.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor -","og_description":"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin tentang penerapan hukuman mati bagi koruptor mendapat tanggapan positif dari pakar hukum pidana.","og_url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/","article_published_time":"2021-10-31T14:37:33+00:00","og_image":[{"width":720,"height":707,"url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Lazuardi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Lazuardi","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/"},"author":{"name":"Lazuardi","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/person\/f8a3dc85e61447be023df707dae3ff2f"},"headline":"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor","datePublished":"2021-10-31T14:37:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/"},"wordCount":530,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg","keywords":["Jaksa Agung","Kidung Tirto Suryo Kusumo","pakar hukum pidana"],"articleSection":["Headline","Hukum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/","name":"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg","datePublished":"2021-10-31T14:37:33+00:00","description":"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin tentang penerapan hukuman mati bagi koruptor mendapat tanggapan positif dari pakar hukum pidana.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/WhatsApp-Image-2021-10-31-at-20.10.34.jpeg","width":720,"height":707,"caption":"Prof. Dr. Muhadar, SH, MSi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2021\/10\/31\/gebrakan-jaksa-agung-st-burhanuddin-pakar-hukum-dukung-wacana-hukuman-mati-koruptor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gebrakan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Pakar Hukum Dukung Wacana Hukuman Mati Koruptor"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#website","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/","name":"Dharma Nusantara","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#organization","name":"Dharma Nusantara","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Bintang-DN.png","contentUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Bintang-DN.png","width":512,"height":512,"caption":"Dharma Nusantara"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/person\/f8a3dc85e61447be023df707dae3ff2f","name":"Lazuardi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/44abd5f08a74aec18b0d0b77e371ac7f0fb99180e94fd31d03ec89c5b2c6326b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Lazuardi"},"sameAs":["http:\/\/dharmanusantara.com"],"url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/author\/hery\/"}]}},"views":137,"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=463"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/463\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":465,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/463\/revisions\/465"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=463"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}