{"id":953,"date":"2025-10-08T14:40:10","date_gmt":"2025-10-08T07:40:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/?p=953"},"modified":"2025-10-08T14:43:41","modified_gmt":"2025-10-08T07:43:41","slug":"diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/","title":{"rendered":"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum?"},"content":{"rendered":"<p><strong>PEKALONGAN<\/strong> \u2013 Penyidik Polda Jawa Tengah diminta segera memeriksa anggota DPR RI berinisial AA atas dugaan penyekapan dan penganiayaan serta penyebaran berita bohong terhadap seorang pedagang martabak di Pekalongan bernama Purwanto alias Gacon.<\/p>\n<p>Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Pekalongan pada 29 November 2024, kemudian ke Polda Jateng pada 3 Desember 2024. Sejauh ini penyidik baru memeriksa Purwanto selaku pelapor dan dua orang saksi terlapor bernama Dwi Hendratno alias Duel dan Habib Hasan.<\/p>\n<p>Kuasa hukum Purwanto, Sunardi SH, menyayangkan penyidik belum memanggil dan memeriksa AA (Ashraff Abu) dan seorang anggota DPRD Pekalongaan berinisial W (Widiyanto) yang diduga merupakan inisiator atau otak dari perbuatan pidana terhadap kilennya.<\/p>\n<p>\u201cKami meminta penyidik bekerja secara profesional dan menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu, jangan sampai terkesan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Panggil dan periksa segera semua yang terlibat, termasuk AA dan W,\u201d tegasnya, Rabu (8\/10\/2025).<\/p>\n<p>Menurut Sunardi, kasus tersebut harus diusut tuntas dan tegas sebab perbuatan para terlapor itu merupakan kejahatan serius dengan ancaman pidana penjara hingga 8-12 tahun, sebagaimana diatur dalam KUHP Pasal 328 dan Pasal 333.<\/p>\n<p>Adapun penyebaran berita bohong atau hoaks oleh pelaku juga melanggar Pasal 28 jo Pasal 45A atau Pasal 27A atau Pasal 45 ayat 4 UU No. 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman penjara di atas 5 tahun.<\/p>\n<p>\u201cIronisnya, kejahatan itu justru dilakukan oleh politisi yang juga anggota dewan terhadap rakyat kecil. Sebagai wakil rakyat seharusnya bisa menjaga martabat, kehormatan, dan marwah DPR, serta menghindari perilaku tidak pantas apalagi melanggar hukum,\u201d ujar Sunardi.<\/p>\n<p>Seiring proses hukum di Polda Jateng, pihaknya mengadukan pelanggaran etik dan perbuatan tercela oleh anggota DPR RI itu ke Mahkamah Kehormatan Dewan pada 19 Desember 2024. MKD telah memeriksa Purwanto dan berencana meminta klarifikasi pihak-pihak terkait.<\/p>\n<p>\u201cKami juga mengirimkan surat aduan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar supaya bisa turut terinformasi serta mengambil sikap dan tindakan tegas sebagaimana mestinya,\u201d kata Sunardi.<\/p>\n<p>Dia berharap penegak hukum dan pihak berwenang untuk memberikan atensi khusus dan ikut mengawal kasus ini, termasuk Mabes Polri dan DPR RI. Apalagi kasus ini sudah menjadi perhatian publik, tidak hanya di Pekalongan tetapi sudah menjadi isu nasional karena menyeret nama anggota dewan di tengah sorotan publik terhadap kinerja DPR.<\/p>\n<p>Menurut Sunardi, penyidik terkesan mengulur waktu untuk memeriksa AA dan W serta berupaya memediasi korban dengan dua orang terlapor yang sudah diperiksa. Namun, korban dengan tegas menolak permintaan terlapor untuk bertemu dan berdamai.<\/p>\n<p>\u201cPenculikan, perampasan, penganiayaan, pengancaman dan pembuatan serta penyebaran video palsu berdampak serius terhadap korban dan keluarganya. Oleh karena itu, demi rasa keadilan bagi korban dan publik, kasus ini harus diproses hukum sampai tuntas,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Sunardi menjelaskan bahwa dugaan pidana penculikan, perampasan, penganiayaan, pengancaman dan pembuatan serta penyebaran video palsu yang melibatkan AA tersebut diduga dilatarbelakangi motif Pilkada.<\/p>\n<p>AA merupakan anggota DPR RI dari Dapil Jateng X sekaligus suami dari calon Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat Pilkada. \u201cKami menduga tindak pidana itu terjadi karena kepanikan dan ketakutan pendukung, atas pencegahan dan diamankannya kardus berisi amplop dan uang serta yang diduga untuk money politic,\u201d katanya beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>Pasca kejadian pengamanan kardus itu di lokasi, lanjut Sunardi, Purwanto diculik komplotan pelaku yang diduga telah dikoordinir sebelumnya. Korban disekap, disandera, dan dianiaya oleh komplotan pelaku di hadapan anggota dewan AA dan W.<\/p>\n<p>\u201cPadahal Purwanto, relawan Paslon 02 tidak tahu kejadian pengamanan kardus itu,\u201d kata Sunardi. Menurutnya, Purwanto merupakan korban salah sasaran komplotan pelaku.<\/p>\n<p>Dia diculik dan disandera pelaku yang meminta agar kardus berisi uang dikembalikan. \u201cKorban dipukuli, dianiaya, ditodong pistol dan diancam dibunuh bersama keluarganya,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Selama tiga jam lebih disekap, korban juga dipaksa membuat video palsu atas arahan AA. \u201cDia (AA) mengarahkan dengan kata-katanya untuk korban, dan merekamnya sendiri dengan HP-nya, sampai video pernyataan palsu itu akhirnya beredar luas,\u201d lanjut Sunardi.<\/p>\n<p>Dia mengatakan AA diduga menjadi pemimpin atas peristiwa yang dialami penjual martabak di Pekalongan itu. Di lokasi penyanderaan, AA mengendalikan situasi. AA terlihat mengatur siapa yang boleh masuk dan keluar ruangan dan sering berkomunikasi dengan pelaku pemukulan.<\/p>\n<p>\u201cSaat pelaku (pemukulan) memukuli Purwanto, beberapa saat kemudian AA mengangkat tangan, sebagai tanda berhenti. Hal itu berulangkali terjadi,\u201d ungkap Sunardi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PEKALONGAN \u2013 Penyidik Polda Jawa Tengah diminta segera memeriksa anggota DPR RI berinisial AA atas dugaan penyekapan dan penganiayaan serta penyebaran berita bohong terhadap seorang pedagang martabak di Pekalongan bernama Purwanto alias Gacon. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Pekalongan pada 29 November 2024, kemudian ke Polda Jateng pada 3 Desember 2024. Sejauh ini penyidik<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":954,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,27],"tags":[112,240,239],"newstopic":[],"class_list":["post-953","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","category-hukum","tag-dpr-ri","tag-pekalongan","tag-polda-jawa-tengah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum? -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penyidik diminta segera memeriksa anggota DPR RI berinisial AA atas dugaan penganiayaan terhadap pedagang martabak di Pekalongan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum? -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penyidik diminta segera memeriksa anggota DPR RI berinisial AA atas dugaan penganiayaan terhadap pedagang martabak di Pekalongan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-08T07:40:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-08T07:43:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af3b10306e32c733ab26acca12f07934\"},\"headline\":\"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum?\",\"datePublished\":\"2025-10-08T07:40:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-08T07:43:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/\"},\"wordCount\":677,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg\",\"keywords\":[\"DPR RI\",\"Pekalongan\",\"Polda Jawa Tengah\"],\"articleSection\":[\"Headline\",\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/\",\"name\":\"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum? -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-10-08T07:40:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-08T07:43:41+00:00\",\"description\":\"Penyidik diminta segera memeriksa anggota DPR RI berinisial AA atas dugaan penganiayaan terhadap pedagang martabak di Pekalongan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"Purwanto alias Gacon (tengah). (ist)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/2025\\\/10\\\/08\\\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/\",\"name\":\"Dharma Nusantara\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#organization\",\"name\":\"Dharma Nusantara\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/Bintang-DN.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/Bintang-DN.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Dharma Nusantara\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af3b10306e32c733ab26acca12f07934\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d0ee42d333ae54e3848d3098bd1bafe7253b960366da45b6b711e0deb22a553b?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d0ee42d333ae54e3848d3098bd1bafe7253b960366da45b6b711e0deb22a553b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d0ee42d333ae54e3848d3098bd1bafe7253b960366da45b6b711e0deb22a553b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dharmanusantara.com\\\/index.php\\\/author\\\/admin_dp\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum? -","description":"Penyidik diminta segera memeriksa anggota DPR RI berinisial AA atas dugaan penganiayaan terhadap pedagang martabak di Pekalongan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum? -","og_description":"Penyidik diminta segera memeriksa anggota DPR RI berinisial AA atas dugaan penganiayaan terhadap pedagang martabak di Pekalongan.","og_url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/","article_published_time":"2025-10-08T07:40:10+00:00","article_modified_time":"2025-10-08T07:43:41+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/person\/af3b10306e32c733ab26acca12f07934"},"headline":"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum?","datePublished":"2025-10-08T07:40:10+00:00","dateModified":"2025-10-08T07:43:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/"},"wordCount":677,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg","keywords":["DPR RI","Pekalongan","Polda Jawa Tengah"],"articleSection":["Headline","Hukum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/","name":"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum? -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg","datePublished":"2025-10-08T07:40:10+00:00","dateModified":"2025-10-08T07:43:41+00:00","description":"Penyidik diminta segera memeriksa anggota DPR RI berinisial AA atas dugaan penganiayaan terhadap pedagang martabak di Pekalongan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-08-at-14.18.19-1.jpeg","width":1280,"height":720,"caption":"Purwanto alias Gacon (tengah). (ist)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/2025\/10\/08\/diduga-culik-dan-aniaya-pedagang-di-pekalongan-anggota-dpr-aa-kebal-hukum\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Diduga Culik dan Aniaya Pedagang di Pekalongan, Anggota DPR AA Kebal Hukum?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#website","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/","name":"Dharma Nusantara","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#organization","name":"Dharma Nusantara","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Bintang-DN.png","contentUrl":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/Bintang-DN.png","width":512,"height":512,"caption":"Dharma Nusantara"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/#\/schema\/person\/af3b10306e32c733ab26acca12f07934","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d0ee42d333ae54e3848d3098bd1bafe7253b960366da45b6b711e0deb22a553b?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d0ee42d333ae54e3848d3098bd1bafe7253b960366da45b6b711e0deb22a553b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d0ee42d333ae54e3848d3098bd1bafe7253b960366da45b6b711e0deb22a553b?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/www.dharmanusantara.com"],"url":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/author\/admin_dp\/"}]}},"views":16,"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/953","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=953"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/953\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":955,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/953\/revisions\/955"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=953"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dharmanusantara.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}